...........
Waktu dan umur sangatlah cepat. Tanpa terasa umur kita telah bertambah. Tanpa terasa kita sudah tinggal satu langkah menuju krematorium. Oleh karena itu, Saudara, jika waktu ini sudah sedemikian cepatnya, apakah yang harus kita lakukan? Kita harus melakukan perubahan, dan perubahan itu tidak boleh ditunda besok. Ya, jika besok kita masih hidup. Karena hidup tidak pasti, kematianlah yang pasti.
Saat ini kita hidup, tadi kita hidup, kemarin kita pernah hidup, tapi sebentar lagi kita belum tentu hidup. Bahwa sesungguhnya hidup ini tidaklah pasti, kita tidak pernah tahu apakah besok kita masih bisa melihat matahari atau tidak. Tapi yang pasti, hidup kita adalah saat ini.Dan karena waktu sedemikian cepatnya, Anda juga tidak bisa kembali ke waktu yang tadi lagi. Kita sudah berubah dan hidup hanyalah saat ini dan belum tentu masa yang akan datang, nanti kita belum tentu hidup. Kalau sudah begitu, Saudara, apa yang terpikir sebagai satu kebajikan, lakukanlah saat ini, ungkapkanlah saat ini. Coba lihat ke kanan dan ke kiri Anda, atau sekitar anda. Pasangan hidup Anda? Ya, langsung katakan aku cinta padamu. Jangan ditunda. Tapi jika bukan pasangan hidup, katakan aku senang berkenalan dengan dirimu.
....Jika dengan pasangan hidup, katakan cinta selagi masih ada kesempatan. Karena besok mungkin kita tidak bertemu lagi dengannya. Ketika Anda bertemu dengan teman, katakan bahwa Anda senang bertemu dengannya. Karena besok mungkin tidak bertemu lagi. Anda tahu hari ini Anda masih hidup. Tahukah Anda kapan Anda tidak hidup? Tidak pernah tahu.
Kita bisa mengubah apa yang disebut dengan nasib, karena ramalan sesungguhnya hanya mengetahui apa yang akan terjadi, bukan apa yang akan kita perbuat. Jika kita mau berubah, cara bicara, pola berpikir kita ubah, maka hidup akan berubah.
Tanpa terasa kita telah bertambah umur. Waktu sangat cepat. Hidup kita tidak pasti, namun kematianlah yang pasti. Karena kematian bisa datang setiap saat, maka change your life now. Bukan hanya diubah penampilannya. Itu hanya tampilan fisik belaka, hanya sementara. Itu hanya akan jadi makanan cacing bila kita dikubur nantinya.
....Katakan sayang pada orang tua, "Papa, Mama, Aku bahagia punya engkau sebagai orang tua." Orang tua kemudian boleh berkata, "Anakku, Aku juga senang engkau jadi anak yang berbakti."
Hindarilah anak-anak berbicara kasar pada orang tua.
.......Mulailah dengan mengatakan hal-hal yang manis. Apa sih sulitnya berkata manis? Coba Anda berkata manis pada musuh Anda. Sulit? Sulit. Tapi jika Anda mencoba dan berhasil, Anda sudah berubah. Besok ketika Anda bertemu musuh Anda, coba katakan padanya, "Aku senang punya teman sepertimu. Karena engkau dapat membantu mengubah hidupku. Karena saya punya enkau, musuhku, say bisa berubah. Terima kasih." Kemudian salami. Jika Anda bisa melakukannya besok, bagus. Jika Anda baru bisa melakukannya 2-3 hari lagi, tidak apa-apa, lebih baik daripada terlambat. Tapi jika Anda tidak bisa melakukannya sampai telah masuk krematorium, maka di kehidupan akan datang, Anda akan bertemu lagi dengannya, sebagai musuh Anda karena hutang yang belum Anda bayar.
Waktu dan umur sangatlah cepat. Tanpa terasa umur kita telah bertambah. Tanpa terasa kita sudah tinggal satu langkah menuju krematorium. Oleh karena itu, Saudara, jika waktu ini sudah sedemikian cepatnya, apakah yang harus kita lakukan? Kita harus melakukan perubahan, dan perubahan itu tidak boleh ditunda besok. Ya, jika besok kita masih hidup. Karena hidup tidak pasti, kematianlah yang pasti.
Saat ini kita hidup, tadi kita hidup, kemarin kita pernah hidup, tapi sebentar lagi kita belum tentu hidup. Bahwa sesungguhnya hidup ini tidaklah pasti, kita tidak pernah tahu apakah besok kita masih bisa melihat matahari atau tidak. Tapi yang pasti, hidup kita adalah saat ini.Dan karena waktu sedemikian cepatnya, Anda juga tidak bisa kembali ke waktu yang tadi lagi. Kita sudah berubah dan hidup hanyalah saat ini dan belum tentu masa yang akan datang, nanti kita belum tentu hidup. Kalau sudah begitu, Saudara, apa yang terpikir sebagai satu kebajikan, lakukanlah saat ini, ungkapkanlah saat ini. Coba lihat ke kanan dan ke kiri Anda, atau sekitar anda. Pasangan hidup Anda? Ya, langsung katakan aku cinta padamu. Jangan ditunda. Tapi jika bukan pasangan hidup, katakan aku senang berkenalan dengan dirimu.
....Jika dengan pasangan hidup, katakan cinta selagi masih ada kesempatan. Karena besok mungkin kita tidak bertemu lagi dengannya. Ketika Anda bertemu dengan teman, katakan bahwa Anda senang bertemu dengannya. Karena besok mungkin tidak bertemu lagi. Anda tahu hari ini Anda masih hidup. Tahukah Anda kapan Anda tidak hidup? Tidak pernah tahu.
Kita bisa mengubah apa yang disebut dengan nasib, karena ramalan sesungguhnya hanya mengetahui apa yang akan terjadi, bukan apa yang akan kita perbuat. Jika kita mau berubah, cara bicara, pola berpikir kita ubah, maka hidup akan berubah.
Tanpa terasa kita telah bertambah umur. Waktu sangat cepat. Hidup kita tidak pasti, namun kematianlah yang pasti. Karena kematian bisa datang setiap saat, maka change your life now. Bukan hanya diubah penampilannya. Itu hanya tampilan fisik belaka, hanya sementara. Itu hanya akan jadi makanan cacing bila kita dikubur nantinya.
....Katakan sayang pada orang tua, "Papa, Mama, Aku bahagia punya engkau sebagai orang tua." Orang tua kemudian boleh berkata, "Anakku, Aku juga senang engkau jadi anak yang berbakti."
Hindarilah anak-anak berbicara kasar pada orang tua.
.......Mulailah dengan mengatakan hal-hal yang manis. Apa sih sulitnya berkata manis? Coba Anda berkata manis pada musuh Anda. Sulit? Sulit. Tapi jika Anda mencoba dan berhasil, Anda sudah berubah. Besok ketika Anda bertemu musuh Anda, coba katakan padanya, "Aku senang punya teman sepertimu. Karena engkau dapat membantu mengubah hidupku. Karena saya punya enkau, musuhku, say bisa berubah. Terima kasih." Kemudian salami. Jika Anda bisa melakukannya besok, bagus. Jika Anda baru bisa melakukannya 2-3 hari lagi, tidak apa-apa, lebih baik daripada terlambat. Tapi jika Anda tidak bisa melakukannya sampai telah masuk krematorium, maka di kehidupan akan datang, Anda akan bertemu lagi dengannya, sebagai musuh Anda karena hutang yang belum Anda bayar.